Banyuadem, 5 September 2019

Dalam rangka peningkatan kapasitas dan kemampuan para kader Posyandu, Pemerintah Desa Banyuadem menyelenggarakan pelatihan untuk para kadernya. Rencana Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari kedepan,  bertempat di Lantai 2 Aula Kantor Desa Banyuadem, Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Banyuadem Wahyu Widiantara pada hari Rabu 4 september 2019 pukul 09.00 wib.

Hadir pada kesempatan tersebut sebagai Pemateri dari Balai Pelayanan KB & KS Kec.Srumbung Drs.Heru Sapto Sadono dan Petugas kesehatan dari Puskesmas Srumbung yang di wakili oleh Bidan Desa Ernawati, hadir pula seluruh  Perangkat Desa Banyuadem, ibu-ibu PKK serta seluruh kader Posyondu yang ada di Desa Banyuadem sejumlah 48 orang kader dari 8 Dusun sebagai peserta pelatihan.

Dalam sambutannya Kepala Desa Banyuadem mengapresiasi semangat para kader yang sudah bersedia mengabdi kepada Desa tanpa pamrih, harapannya dengan adanya pelatihan ini bisa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para kader dalam pelayanannya.
Posyandu merupakan salah satu tempat bagi ibu dan balita untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dekat, serta untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan balita. Sekaligus pemberian imunisasi, vitamin, peningkatan gizi, serta penyuluhan dan konseling kepada segenap lapisan masyarakat yang ada disekitar Posyandu-nya Dusun masing-masing.
Dalam penyampaian materi pelatihan, Drs Heru Sapto Sadono lebih menitik beratkan pada pentingnya memperhatikan pada 1000 hari terbentuknya janin (270 hari) s/d usia 2 tahun, karena masa itu adalah masa periode emas yang harus diperhatikan pemberian asupan gizinya.
Sementara Bidan Ernawati selaku petugas kesehatan dalam materinya menjelaskan tentang pengertian stanting dan cara pencegahannya.

Melalui pembinaan dan pelatihan tersebut, Desa Banyuadem berupaya optimal dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan para kader Posyandunya. Diharapkan para kader Posyandu yang mengikuti pelatihan nantinya bisa menjadi fasilitator berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan, menjadi pelopor PHBS, serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat diwilayah tugas Posyandu masing-masing.