Banyuadem, 04  Februari 2020.

Tanjakan jembatan kali batang yang terletak di Dusun cungkup, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Kab. Magelang tentu sudah tidak asing lagi bagi para sopir truck pengangkut matrial golongan C dari merapi, karena tempat ini menjadi jalur alternatif armada pengangkut material gol C.

Di jalan tersebut yang notabene merupakan jalur evakuasi pengungsian terdapat sebuah tanjakan yang sudah sering sekali terjadi kecelakaan tunggal truck pengangkut matrial golongan C gagal melewati tanjakan akhirnya keplorot dan terguling . Melihat fenomena tersebut tentunya menjadi sebuah pertanyaan kenapa sering terjadi kecelakaan truck terguling?, walaupun tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sampai saat ini tentunya pertanyaan tersebut masih menjadi sebuah misteri yang perlu dikaji untuk mencari solusi.

Dengan sering terjadinya peristiwa tersebut sudah selayaknya menjadi sebuah perhatian bagi semua pihak, baik pihak berwenang maupun pengguna jalan untuk sama-sama mengevaluasi dan mencari solusi agar kejadian tersebut tidak terulang lagi untuk yang kesekian kalinya dan menimbulkan korban jiwa, seperti halnya menegakkan regulasi yang sudah ada, melihat kelayakan kelas jalan maupun meninjau kembali aturan batasan muatan yang diberlakukan, maupun mentaati rambu-rambu yang ada , karena dijalur tersebut sebetulnya sudah terpampang rambu-rambu.

Dengan demikian setidaknya akan meminimalisir kejadian karena faktor kelalaian pengguna jalan atau Human eror. Sehingga menjadikan rasa aman dan nyaman bagi semua sesama pengguna jalan.
(Satria)