Banyuadem, 2 September 2019

Di Desa Banyuadem ada satu UKM pembuat tahu yang masih aktif memproduksi sampai saat ini, tempat produksi tahu tersebut adalah milik Bp Marjo yang beralamat di Dusun Cungkup Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung Kab. Magelang. Usaha produksi tahunya sudah ditekuni oleh Pak Marjo sejak tahun tahun 1994 dan hingga kini masih bertahan memproduksi, walaupun mengalami berbagai kendala yg pernah dihadapi termasuk krisis moneter tahun 98, harga kedelai yang tidak setabil cenderung naik. hingga pemasaran yang hanya mengandalkan di pasar tradisional.

Saat ditemui di rumahnya sekaligus sebagai tempat usahanya pembuatan tahu, dia mengatakan "Saya masih belum bisa meningkatkan produksi karena salah satunya adalah faktor biaya produksi yang tinggi, yang penting masih bisa produksi walopun cuma sedikit". ketika ditanya faktor apa saja yang menjadi kendala dalam meningkatkan produksinya, dia menjawab faktor tempat yang masih sempit hanya berukuran 8m x 4m serta mesin penggiling kedelai yang sudah tua karena sejak pertama produksi belum pernah ganti. Untuk masalah pemasaran dia mengatakan, sekarang sudah punya pelanggan dan juga sebagian di jual ke pasar srumbung. Dia juga berharap nantinya bisa meningkatkan produksinya yang lebih banyak lagi. Kini pengerjaan pruduksinya dibantu oleh Siswanto anaknya, perhari bisa menggiling 20kg kedelai, serta mengutamakan kualitas hasil produksi karena tahu hasil produk Pak Marjo tidak menggunakan bahan pengawet kimia, sehingga aman jika dikonsumsi oleh siapa saja.

Di Banyuadem masih banyak UMKM yang belum terdata dan masih membutuhkan pendampingan agar lebih berkembang lagi, dengan berkembangnya UMKM di Banyuadem diharapkan bisa menjadi pendongkrak perekonomian warga.